Sejarah Brand “GEKKO” dari Tahun 2004 Hingga Sekarang!!!

Sejarah Brand “GEKKO” dari Tahun 2004 Hingga Sekarang!!!
  • Save

Gekko Bali History

Hola sahabat Gekko Bali yang selalu setia sampai sekarang bersama kami maupun sahabat baru kami semua… Pepatah mengatakan “Tak Kenal Maka Tak Sayang” maka dari itu izinkan lah saya berkenalan terlebih dahulu. Saya Gede Putu Sumerta sering di panggil Eta. Saya selaku owner Brand “GEKKO”. Kali ini saya akan berbagi cerita mengenai bagaimana perjalanan saya dengan Brand “GEKKO” mungkin ada yang sudah tau dan pasti ada juga yang belum tau, maka dari itu luangkanlah waktu Anda sejenak untuk membaca cerita singkat dari saya, berikut kisahnya…

Bidang Kuliner menjadi pilihan saya untuk mengembangkan Brand “GEKKO” yang merupakan usaha kecil menegah. Semua itu diawali dengan GEKKO BLUE CAFE pada tahun 2004 di kawasan Kuta Galeria Central Park. Konsepnya disana adalah seperti cafe untuk ngopi, breakfast, lunch dan dinner. Berjalannya waktu tidak terasa, kurang lebih selama 2 tahun kawasan tersebut belum juga berkembang apalagi ditambah dengan BOM Bali ke-2 yang membuat situasi semakin memburuk dan akhirnya kami memutuskan untuk tutup.

 Setelah semua berlalu dan situasi mulai membaik baru lah kami mencari peluang kembali di daerah Pantai Muaya, Jimbaran dengan nama GEKKO CAFE JIMBARAN. Kami menjual Grilled Seafood sebagai andalanya, bisnis berjalan dengan lancar dengan sisa kontrak sebelumnya selama tiga setengah tahun. Tapi pada tender selanjutnya nasib tidak berpihak kepada GEKKO, akhirnya kami kalah tender dan berusaha mencari peluang lagi di tempat lain…

Berjalannya waktu kami pun mendapatkan tempat, kami bekerjasama dengan TIRAM CAFE yang berada di Pantai Kedonganan dengan nama GEKKO TIRAM CAFE tentunya dengan menu andalan yaitu Grilled Seafood. Dengan masuknya GEKKO sebagai partner bisnis TIRAM CAFE membuat tempat tersebut ramai pengujung sesuai dengan keinginan sebelumnya tapi sangat disayangkan kami hanya bertahan satu setengah tahun.

 

Kemudian kami bergabung dengan OCEAN CAFE yang lokasinya sama yaitu di Pantai Kedonganan. Kami berpartner selama tiga setengah tahun dengan nama GEKKO THE OCEAN. Sesuai dengan harapan tempat ini ramai pengujung tapi sayangnya keberadaan kami tidak lama. Selama berjalannya GEKKO THE OCEAN kami sempat mencoba mencari peluang di luar Kedonganan yakni di kawasan Seminyak.

 Kayu Ayu Village, Seminyak menjadi pilihan kami dengan nama WARUNG GEKKO SEMINYAK. Disini konsepnya masih sama yaitu Grilled Seafood yang di padukan dengan Western Food, tentunya dengan konsep yang santai dan nyaman. Tapi kembali lagi kami hanya bertahan satu setengah tahun, karena terkendala kerjasama dan aturan desa yang rencananya lokasi tersebut akan dibangun hotel. 

Dilain hal kami juga sempat bergabung dengan BOS CAFE di Kedonganan dengan nama GEKKO BOS CAFE. Kembali GEKKO bisa membuat berhasil tempat tersebut namun tidak bertahan lama hanya satu setengah tahun yang terbentur dengan tender baru dan aturan pajak on the line sehingga tidak diperbolehkan memakai dua nama dalam satu perusahaan. 

Singkat cerita kami “GEKKO” sekarang bekerja sama dengan BALI CAFE 21 bukan dengan nama GEKKO BALI CAFE 21 tetapi kami bernaung dengan satu nama yaitu BALI CAFE 21 karena faktor diatas. Semua Cafe di Kedonganan adalah milik Desa dan bukan milik perseorangan. Jadi sangat sulit untuk mencari suatu kesepakatan bisnis yang sebenarnya.

 Tidah menyerah sampai disini, kami mencari peluang lagi dimana kami dapat di daerah Tuban, Lokasinya strategis dekat dengan Bandara Ngurah Rai, hanya perlu waktu 5 menit dari Bandara untuk sampai ke lokasi kami di Jl. Waringin No. 3 Tuban, Kuta. Bali dengan nama Warung Gekko Bali. Disini kami mempunyai banyak variatif makanan mulai dari Sup Ikan, Grilled Seafood sampai Steak semuanya di hidangkan dengan Bumbu Bali khas Warung Gekko dari tahun ke tahun. Dimana kami sudah buka mulai dari tanggal 1 November 2016 sampai sekarang.

Jadi kurang lebih itulah singkat cerita perjalanan bisnis kami dengan Brand “GEKKO” di Bali. Walaupun sempat mengalami situasi yang buruk, jatuh beberapa kali, tetapi kami tetap bangkit dan semangat. Mudah – mudahan dengan doa dan kerja keras kami akan memperoleh semuanya sesuai dengan harapan. SVAHA

ETA GEKKO

CEO



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


CHAT VIA WHATS'APP
Copy link
Powered by Social Snap